BupatiCellica Nurrachadiana tiba-tiba meneteskan air mata diakhir saat menyampaikan konferensi pers kepada awak media terkait kekalahnya menjadi Ketua DPC Demokrat Karawang, di Hotel Mercure pada 5XcM. TEMPO Interaktif, Karawang - Pasangan Ade Swara dan Sellica Nurahdiana yang mengumpulkan suara terbanyak dalam pemilihan bupati Karawang bakal segera ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang terpilih periode 2010-2015 oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah KPUD Karawang. Pasangan tersebut pada pemilihan yang digelar Ahad lalu meraup suara suara atau 38,80 persen. Emay Achmad Maehi, Ketua KPUD Karawang, saat dihibungi Tempo, Jumat 19/11, mengatakan, penetapan calon terpilih akan dilakukan melalui rapat pleno lengkap yang akan digelar awal pekan depan. “Rencananya sih Senin 22/11,” kata Emay. Pasangan Ade-Sellica yang diusung koalisi Partai Demokrta, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra dan Partai Bulan Bintang itu mempercundangi pasangan incumbent Sonny Gersona-Dadang S Muchtar yang dijagokan Partai Golkar yang memperoleh suara suara atau kedua pasangan Eli Amalia Priatna-Endang Abdullah yang digadang-gadang Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bintang Reformasi menduduki peringkat ketiga dengan raihan suara suara atau 16,02 persen, peringkat keempat diduduki pasangan Karda Wiranata dan Deden Darmansyah yang diusung PDI Perjuangan yang mengantongi suara atau 12,70 persen dan pasangan Endang Warsa – Agustia Mulyana dari jalur perseorangan hanya memperoleh suara suara atau 02,42 yang diperoleh dari KPUD Karawang menyebutkan pemilihan bupati tersebut harusnya diikuti oleh daftar pemilih tetap. Tapi, pada saat pelaksanaan pesta demokrasi itu, pemilih yang mendatangi bilik-bilik suara dan menyalurkan aspirasinya hanya mencapai suara atau 63,69 persen. Sedangkan yang dinyatakan Golput mencapai Ihwal masih tingginya angka Golput tersebut, Riesza Affiat, anggota KPUD Karawang, mengatakan, angka partisipasi warga dalam pemilihan ini menurutnya justru masih tinggi jika dibandinghkan dengan angka partisipasi pemilukada di daerah lainnya di Jawa Barat. “Tapi memang meleset dari target kami yang diharapkan mencapai 70 persen,” kata SUTISNA Suara Denpasar – Nama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana banyak diberitakan oleh media massa akhir-akhir ini. Terlebih nama mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu dikait-kaitkan atau dijodohkan oleh netizen dengan mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Perjodohan itu dilakukan setelah Dedi Mulyadi digugat cerai oleh sang istri Anne Ratna Mustika yang kini menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Pasalnya Bupati Karawang yang berparas cantik itu dikenal cerdas dan telah lama menyendiri pascapisah dengan sang suami, H, Yedi Undang Karyadi pada 2012 silam. Selain itu, Bupati kelahiran 1980 itu berasal dari kalangan politikus yang memiliki karier cemerlang di politik. Selain itu, dia juga seorang dokter dan atlet. Baca JugaTerungkap! Ambu Anne Ratna Mangkir dari Sidang Lanjutan Perceraian, Karena Hyang Sukma Ayu Sakit, Dedi Mulyadi Kemana? Catatan karier politik sang bupati pun tidak jauh dengan Dedi Mulyadi suami yang digugat cerai oleh Anne Ratna Mustika. Cellica Nurrachadiana atau Teh Cellica demikian ia biasa disapa memulai karier politiknya sebagai anggota DPRD Jawa Barat 2009-2010. Dedi Mulyadi pun demikian, hanya bedanya di anggota DPRD Purwakarta 1999/2003. Dedi Mulyadi yang sempat menjabat sebagai wakil Bupati Purwakarta 2003/2008 dan selanjutnya menjadi Bupati Purwakarta dua periode 2008-2013 dan 2013-2018. Tidak tuntas anggota DPRD Jawa Barat, Teh Cellica terpilih menjadi menjadi Wakil Bupati Karawang periode 2010-2014. Kemudian PLT Bupati 2014-2015. Baca JugaDedi Mulyadi Nostalgia Lukisan Istri, Ngaku Bukan Duda, Isyarat Rujuk dengan Anne Ratna Mustika? Pada pemilihan selanjutnya Cellica Nurrachadiana berhasil memenangkan Pilkada dan menjadi Bupati periode 2016 – sampai sekarang. Selain pernah memegang jabatan di legislatif dan eksekutif, Teh Cellica juga memiliki posisi strategis di partai politik. Hal yang sama juga diemban oleh Dedi Mulyadi. Dia pernah menjadi pengurus DPD Partai Demokrat. Dilansir dari laman resmi pemerintah Kabupaten Karawang, berikut adalah riwayat kepartaian selanjutnya Cellica Nurrachadiana. - Wakil Ketua Bidang Kesehatan DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang. - Ketua Perempuan Demokrat Republik Indonesia PDRI Kabupaten Karawang, dan - Dewan Penasehat PDIB Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu. Bagaimana dengan karir politik Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta yang menggugat cerai suaminya Dedi Mulyadi? Karier politiknya berada dalam bayang-bayang Dedi Mulyadi. Setelah menjadi Mojang Purwakarta, dia dipersunting Dedi Mulyadi. Kala itu Dedi Mulyadi masih anggota DPRD Purwakarta, pada 2003. Kemudian Dedi Mulyadi jadi wakil bupati pada 2003, lanjut jadi bupati dalam dua periode dari 2008-2018. Anne Ratna menjadi bupati setelah Dedi Mulyadi lengser. Walau begitu, ada darah politik yang mengalir di nadi Anne Ratna. Ayahnya bekas lurah, dan pamannya merupakan politikus Golkar yang pernah menjadi Bupati Purwakarta. Walau begitu, jabatan politik, baik di partai, maupun di lembaga eksekutif dan legislatif, dia masih kalah dari Cellica yang sudah dianggap seperti adik-kakak ini. */Aryo SUARA PEKANBARU - Masalah feminisme perempuan untuk berpolitik buat Rocky Gerung beri contoh seperti Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bisa jadi pemimpin. Buktinya, Cellica menjadi salah satu perempuan yang dipercaya untuk menjalankan amanahnya memajukan Kabupaten Karawang. "Pada sistem Cellica, kita lihat dia mau kasih seperti itu adalah rahim perempuan karena ada kesetaraan dan kejujuran," ujar Rocky Gerung di Kantor PEMDA Karawang, Sabtu 10/6/2023. Rocky Gerung menjadi narasumber untuk melakukan diskusi di Diesnatalis ke-2 dan Simposium Partai Sarekat Demokrasi Indonesia SDI. Baca JugaSusah Payah Taklukkan Inter Milan, Manchester City Juara Liga Champions 2022/23 Rocky Gerung Jadi Narasumber di HUT ke-2 Sarekat Demokrasi IndonesiaRocky Gerung membahas tentang demokrasi menciptakan kesetaraan pada perempuan di politik, ambil contoh dari Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. sumber Aulia PasyaPengamat politik asal Manado itu ingin sekali menggunakan sistem kesataraan dalam gender dari sebuah demokrasi di Indonesia. Pembahasan kuota yang diberikan terhadap perempuan agar berkecimpung di pemerintahan hanya sebesar 30 persen, yang membuat mereka harus bekerja keras. Tentu hal yang aneh jika perempuan bisa jadi pemimpin, karena pandangan terhadap mereka sebagai orang yang lemah bisa memicu penghinaan. "Kalau dihitung selama 25 abad kira-kira berapa? Jadi bukannya saya bela perempuan ya, tapi saya bela hak dalam prinsip asas demokrasi," beber Rocky Gerung. "Jadi jangan mengajarkan keadilan perempuan. Mereka lah yang akan masuk surga," tambahnya. Baca JugaDi Karawang, Rocky Gerung Pakai Asas Demokrasi Kesetaraan Perihal Jatah Perempuan 30 Persen di Politik Rocky melihat Cellica sosok Bupati Karawang seperti sudah memiliki rasa keadilan dan benar-benar tulus terhadap warganya. "Dari awal rahim perempuan udah adil tentang hidup secara fisik, yang dia makan, dia bagi rahimnya," imbuhnya. "Karena seorang pemimpin dia paham keadilan, yang paham kejujuran si Cellica," sambungnya. Pria kelahiran 20 Januari 1959 itu terkesan terhadap harapan yang dilontarkan oleh Cellica yang menjalani sebagai Bupati Karawang selama dua periode. "Saya terkesan tadi di pembukaan mengucapkan sesuatu yang tak dipemikiran saya. Keinginan untuk memperlihatkan bahwa seluruh aspek pembangunan berorientasi kepada keinginan," papar Rocky. Diketahui, HUT ke-2 Partai SDI menghadirkan narasumber dari pemerintah, aktivis, dan tokoh lainnya untuk diskusi bertema "Demokrasi untuk Siapa?". Ada Koordinator Bidang Hukum Bawaslu RI, Bachtiar Baetal, Anggota Komisi II DPR RI, Saan Mustofa, Sekjend SDI, Salsabila Syaira, dan anggota dewan lainnya. Dikutip dari Instagram cellicanurrachadiana, Cellica merasa senang bisa berdiskusi oleh beberapa tokoh politik, khususnya terhadap Rocky Gerung. "Bangga bisa berdiskusi dengan orang-orang hebat dan cerdas," pungkas Cellica. Cellica juga memberikan selamat kepada Reza Arief yang sudah dilantik sebagai Ketua Partai SDI Kabupaten Karawang bersama jajarannya.* Suara Denpasar - Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dijodohkan dengan Kang Dedi Mulyadi oleh warganet. Sebagaimana diketahui, Kang Dedi tak lama lagi akan berstatus duda sementara Cecillia sudah sejak 2012 silam menyandang status janda. Status keduanya membuat warganet menjodohkan dua sosok politikus Jawa Barat ini. Dalam sebuah wawancara pada 4 Maret 2021 lalu, Cecilia pernah mengatakan ada perasaan sedikit takut untuk kembali menjalin rumah tangga. Hal tersebut karena dia pernah mengalami kegagalan yaitu bercerai dengan suaminya pada 2012 lalu. Baca JugaLink Nonton Perempat Final Piala Dunia 2022 di PC dan HP, Cek Dulu Jadwal Pertandingannya! terang-terangan membeberkan kriteria calon suaminya. "Saya ini tipikal yang harus fokus, perjalanan hidup saya yang sempat memiliki masalah, masalah rumah tangga. Itu yang akan menjadi pengalaman yang tak ingin diulangi. Ada perasaan takut karena punya pengalaman kurang baik," katanya dalam sebuah wawancara yang diunggah kanal Youtube AR Channel, dikutip Rabu 7 Desember 2022. Dalam kesempatan itu, sang bupati membeberkan kriteria suaminya kelak. Dia mengaku tak neko-neko dalam menetapkan kriteria pasangannya nanti. "Aku nggak neko-neko, ya karena punya pengalaman kurang baik dengan pasangan," katanya. Dia mengatakan sosok idamannya adalah pria yang baik, setia, pekerja keras, dan bertanggung jawab. Baca JugaBom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Polri Situasi hingga Saat Ini Terkendali, Masyarakat Tetap Tenang "Aku cuma pengen nyari laki-laki baik, setia, pekerja keras, bertanggung jawab, dan khususnya sayang sama anak aku," ungkapnya. Soal tampang, kata dia, itu relatif. Akan tetapi dia menyukai sosok yang tinggi. "Ganteng itu kan relatif ya. Kalau fisik seneng yang tinggi ya," katanya. Kemudian pria tersebut harus baik agama dan ibadahnya. "Ibadahnya baik, agamanya baik, iman baik," lanjutnya. Soal penghasilan, dia tak menuntut harus lebih besar darinya. Akan tetapi, yang penting adalah punya pekerjaan dan bertanggung jawab terhadap keluarga. "Saya ga menargetkan penghasilan harus lebih besar, engga, yang penting dia punya pekerjaan dan tanggung jawab untuk rumah tangga," kata dia. Saat ditanya memilih duda atau perjaka, dia menyerahkan kepada kehendak Tuhan. "Apapun yang Allah kasi. Aku ga berpikir status ya, artinya bukan suami orang, kekasih orang, atau orang lain," jelasnya. Dijodohkan Warganet Sebelumnya, Kang membuat postingan di media sosial Instagram resminya dedimulyadi71 pada Senin 5/12/2022. Dalam unggahannya, dia membuat kalimat menyentuh yaitu hatinya sudah bulat. "Hati sudah bulat untuk melangkah meraih kebahagiaan. Bersama siapa coba?," tulisnya pada caption. Sontak postingan itu diserbu warganet. Salah satu warganet menjodohkan mantan Bupati Purwakarta itu dengan Bupati Karawang. "Teh celli bupati karawang jg single tuh kang," tulis akun Sebagaimana diketahui, Kang Dedi sedang menghadapi gugatan cerai istrinya, Anne Ratna Mustika. Sidang perceraian akan memasuki materi gugatan. - Cellica Nurrachadiana yang lahir pada 18 Juli 1980 adalah Bupati Karawang untuk masa bakti 2015-2020 dan 2021-2026. Sebelumnya, Cellica Nurrachadiana menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang untuk masa bakti 2010-2015. Ia dinobatkan sebagai Wakil Bupati termuda se-Indonesia saat itu. Cellica Nurrachadiana lahir di Bandung tanggal 18 Juli 1980. Setelah lulus SMA di Bandung, ia lulus S1 dari Universitas Kristen Maranatha dan S2 hukum kesehatan dari Universitas Katolik Soegijapranata. Baca Juga Marissa Icha Sebut Pengkritik Rombongan Artis dan Desainer di Paris Fashion Week Orang Politik Ia memiliki satu anak dan sudah bercerai. Menurut Cellica, namanya berasal dari mobil Toyota Celica yang dibeli orang tuanya ketika ia lahir. Sebelum terjun ke politik, ia menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan. Ia juga tampil dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan 2011 memerankan dokter yang merawat tokoh utama. Baca Juga Rashid dan Marc Klok Antusian Songsong Lima Laga Final Cellica terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat dalam pemilihan umum 2009 dan dilantik pada tanggal 31 Agustus 2009. Dalam pilkada 2010, ia maju sebagai wakil Ade Swara dan menang dengan perolehan suara 38,8%, mengalahkan petahana Sonny Gersona. Mereka dilantik pada 27 Desember 2010. Pengganti Cellica di DPRD baru diangkat pada Juni 2011. Baca Juga Rombongan Desainer dan Artis ke Paris Fashion Week Dikritik Banyak Pihak, Marissa Icha Tolong Hargai Kami Sebagai Bupati Karawang, berapakah harta kekayaan Cellica Nurrachadiana ini? melansir dari laman LHKPN 2020, tercatat harta kekayaan Cellica Nurrachadiana mencapai Rp 22 Miliar lebih. Terkini

suami cellica bupati karawang